Di tepi hutan, terdapat sebuah danau kecil yang tenang. Di sana tinggal seekor kodok bernama Koko. Setiap pagi, Koko suka duduk di atas daun teratai sambil menikmati matahari yang perlahan naik di cakrawala.
Suatu hari, saat Koko sedang bersantai, dia melihat seekor burung kecil yang
tampak kebingungan di tepi danau. Burung itu berusaha terbang, tapi selalu
jatuh kembali ke tanah. Koko yang penasaran, melompat mendekati burung kecil
itu dan bertanya, "Kenapa kau tidak terbang?"
Burung itu menjawab dengan sedih, "Aku terluka. Sayapku terkilir, dan
aku tidak bisa kembali ke sarangku di pohon tinggi itu."
Koko berpikir sejenak, lalu tersenyum. "Jangan khawatir, aku akan
membantumu." Dengan hati-hati, Koko mengajak burung itu naik ke
punggungnya. "Pegang erat-erat, kita akan mencari bantuan."
Mereka melompat dari satu batu ke batu lainnya, melewati hutan yang lebat.
Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan seekor kelinci yang terkenal
sebagai penyembuh di hutan. Kelinci itu memeriksa sayap burung dengan hati-hati
dan kemudian memberi obat dari dedaunan dan akar yang tumbuh di sekitar.
"Sayapmu akan sembuh dalam beberapa hari," kata kelinci.
"Tapi sementara itu, kau harus istirahat dan tidak boleh terbang."
Burung kecil itu merasa lega. Dia berterima kasih kepada kelinci dan Koko.
Koko tersenyum puas, merasa senang bisa membantu teman baru.
Hari-hari berlalu, dan burung kecil itu mulai sembuh. Suatu pagi, saat Koko
sedang duduk di daun teratai seperti biasa, burung kecil itu terbang
mendekatinya. "Terima kasih, Koko! Tanpamu, aku tak tahu bagaimana
nasibku. Aku ingin memberimu hadiah."
Burung kecil itu kemudian mengeluarkan sebuah biji berkilauan dari kantung
kecilnya. "Ini biji ajaib. Tanam di tepi danau, dan kau akan melihat
keajaibannya."
Koko menanam biji itu di tempat yang disarankan. Dalam hitungan jam, sebuah
pohon teratai besar tumbuh, memberikan bayangan sejuk di atas danau. Kini, Koko
bisa beristirahat dengan nyaman setiap hari, berkat kebaikan hati yang
ditunjukkannya pada burung kecil.
Dan begitulah, Koko si kodok hidup bahagia di tepi danau, dikelilingi teman-teman yang selalu siap membantunya.

0 Komentar